Pesantren dan Moderasi Beragama di Media Digital: Analisis Wacana Pada Konten Instagram Pondok Pesantren Khozinatul Ulum Blora

Penulis

  • Anisa Nuki Amelia ISQI SUNAN PANDANARAN Penulis

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pesantren Khozinatul Ulum Blora menggambarkan nilai-nilai moderasi dalam beragama melalui konten yang ada di media digital, terutama di media sosial. Di era digital saat ini, pesantren tidak hanya berfungsi sebagai pendidikan agama, tetapi juga sebagai pemain penting dalam membentuk gagasan keislaman yang bersifat moderat dan inklusif di ruang publik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis yang dikembangkan oleh Norman Fairclough. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap konten media sosial pesantren, dokumentasi digital, serta wawancara dengan pengelola media dan ustadz pesantren. Temuan dari penelitian ini mengindikasi bahwa pesantren Khozinatul Ulum Blora menyampaikan nilai-nilai moderasi beragama dengan tiga strategi utama; (1) narasi dakwah yang menekankan keseimbangan antara aspek keislaman dan kebangsaan; (2) visualisasi pesan tentang perdamaian dan toleransi antarumat beragama; dan (3) penerapan bahasa yang sopan santun dan mendidik dalam menanggapi isu-isu keagamaan.  

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-22